Aug
20
Meskipun ulang tahun ini tanpa kado, aku tetap bisa menikmatinya. Kado yang kuterima bukanlah kado fisik yang seringkali hanyalah simbol semata. Kado kali ini adalah ucapan-ucapan yang tulus dari hati.
Inilah beberapa ucapan ulang tahun yang menurutku unik:
Kawas Tarigan:
Jes 46:4
Aku kap Dibatandu, emaka Kuembah-embah kam, seh kam metua janah ubanen. Aku sinjadiken kam, emaka Kutatang-tatang, Kuangkip-angkip, janah Kukelini kam. Met Ultah
Berhubung karena ucapannya dalam Bahasa Karo, maka kuterjemahkan sebagai berikut:
(diambil dari Yesaya 46:4),
Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.
Unik karena memang ayat ini lebih terasa dalam Bahasa Karo, mengingat aku dibesarkan dengan bahasa perantara itu.
LBC (London Beauty Centre) Bintaro:
Kami dari London Beauty Centre Bintaro mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN. Dapatkan DISCOUNT PERAWATAN 15% CREAM 10% bagi yang berulang tahun (masa berlaku 2 minggu).
Sebenarnya ga ada unik-uniknya nih ucapan. Tapi lihat deh kumpulan huruf-huruf kapitalnya,
bener-bener menggiurkan. Betapa jerawat-jerawat di wajah ini menunggu perawatan tersebut.
Dan inilah ucapan yang akan kukenang:
Tidak ditulis dalam SMS atau friendster, tapi diteriakkan dari lantai 1 asrama kami ke lantai 2. Hanya satu kalimat “Grow Up Please!”.
Sekejap kupikir, aku, aku, aku masih kekanak-kanakan? Hampir tidak percaya.
Benarkah aku seorang anak-anak yang terperangkap dalam tubuh orang dewasa berumur hampir 30?
Aug
19
Rasanya lucu mendengarkan ucapan selamat ini. Tapi orang Indonesia sering salah melafalkan ucapan Happy Birthday menjadi Happy Bird Day alias selamat hari burung.
Meskipun hari ini Bintaro dihiasi hujan rintik, aku nggak pengen hari ulang tahunku ikutan buram. Hari ini beberapa teman mengucapkan selamat ulang tahun yang nggak henti-hentinya dari semalaman. Sedikit terasa seperti selebriti. Beberapa orang yang kuharapkan mengucapkan, melupakan hariku ini, tapi lebih banyak orang yang tak kuduga malah mengucapkannya via chat, friendster maupun sms dan telepon.
Make a wish!
Pasti kedengaran egois. Aku pengen punya anak, tapi sayang sekali, aku terjebak keinginanku sendiri menjalankan pendidikan S2 beasiswa ke Jepang yang melarang siswanya hamil sebelum lulus kuliah. Keinginanku besar menjalani S2 ini (sejak dahulu kala), tapi keinginanku punya anak juga besar sejak aku menikah dan terdeteksi sejak aku suka melihat (melirik apalagi) anak-anak orang yang kulihat di jalan, mall, gereja dan tempat lainnya.
Keinginan kedua! (kalo itu mah jadinya “Make many wishes”)
Tar sore, aku harus ke dokter memeriksakan kesehatanku yang mengindikasikan suatu gangguan yang sebenarnya sudah menahun. Aku ingin aku sehat dan gangguan ini hanyalah sesuatu yang kecil.
AMIIIIIINNNNN
Sep
3
Bagaimana aku melewatkan ulangtahunku?
Ulangtahun impianku:
Pagi sekali, orang-orang mulai meng-sms dan menelepon untuk mengucapkan selamat ulang tahun, mendoakan panjang umur dan bila perlu memberikanku kado.
Sebuah pesta ulangtahun dengan tumpukan balon kubuat untuk mengundang teman-teman, kerabat dan sahabat. Mengucap syukur dengan makan bersama rasanya pasti sangat menyenangkan.
Mengingat hari ulangtahunku libur, memungkinkan untuk menghabiskan sehari penuh merayakannya dengan penuh sukacita.
Ketika Senin tiba, teman-teman kantor menyadariku berulangtahun dan mendoakanku di usiaku yang sudah terbilang tua.
Taruhan, apa yang terjadi 19 Agustus kemaren? Baca selengkapnya »
Sep
1
Ini dia ulang tahun yang sangat berkesan untukku. Berkesan baik atau buruk ga penting, tapi patut diingat karena unik dan bersahaja. Ulang tahun tanpa kue itu biasa, sudah kulewati selama 25 kali,
. Tapi jika melewatkan ulang tahun tanpa acara khusus, itu baru spesial.
Hari itu Sabtu, 19 Agustus 2006, genaplah usiaku seperempat abad. Tua sih ga juga, tapi kalo ditilik usia ini rentan dengan pertanyaan “kapan merit nih?”. Anjing menggonggong, Iren tetap berlalu. Hari Sabtu itu berdekatan dengan cuti bersama, yang artinya….. Libur tlah tiba, hore-hore-hore. Aku sih ga tau mau mengadakan apa untuk hari spesialku, rencanaku sih makan malam yang romantis. Kasian banget yah, merencanakan ultah sendirian. Tapi sedikit melenceng dari ekspektasi semula, hari itupun aku mengecat kamar, waaaaa…. Tangisan dalam dada tak terbendung, sayang hanya dalam dada, jadi perih-perih gitu.
Spesial juga berarti berbeda dari kebiasaan kan? Jadi ultahku kali ini benar-benar spesial, 
Tapi syukurlah ada adik-adik manis di kosan, Lasma dan Rotua yang menghiburku dengan memberikan kado berbungkus merah centil. Thanks ya Sis…