Reuni Kami
Tak seperti yang direncanakan dan tak seindah yang dibayangkan.
Tapi, paling tidak kami sudah berkumpul dan menemukan diri kami telah banyak berubah.

Dulu, kami masih polos. (Ehm…) Baca selengkapnya »
Tak seperti yang direncanakan dan tak seindah yang dibayangkan.
Tapi, paling tidak kami sudah berkumpul dan menemukan diri kami telah banyak berubah.

Dulu, kami masih polos. (Ehm…) Baca selengkapnya »
Sekilas tentang demam berdarah yang pernah kualami. Mungkin bisa membantu…
Ada beberapa gejala penyakit demam berdarah:
Jika anda mengalami panas tinggi yang berkepanjangan (lebih dari 1 hari) dan tidak sembuh dengan meminum obat, cobalah mendatangi rumah sakit terdekat dan cek darah anda. Apabila anda menemukan trombosit anda sudah di batas bawah normal (batas normal: 150.000-500.000), berhati-hatilah. Baca selengkapnya »
Setelah perjuangan panjang melawan penyakit, yang ternyata demam berdarah, aku pun bisa menulis blog ini lagi.
Senin minggu lalu aku memutuskan pulang ke Medan, dengan harapan bisa sembuh di sana (mimpi kali ye…). Tapi ternyata sama saja, aku harus opname. Setibanya di Bandara Polonia, aku disambut dengan rasa kuatir ortu yang segera membawaku ke rumah sakit terdekat. Tidak lama, aku sudah terdampar di laboratorium periksa darah, mereka menemukan trombositku turun. Jujur, aku sangat tidak suka melihat darah, jarum suntik dan kawan2nya, membuatku merasa berada di ambang kematian. Tapi demi kesehatan apa boleh buat, semua dijabanin deh. Baca selengkapnya »
Udah tiga hari demam tinggi ga jelas sebabnya apa. Yang pasti aku tu sebelum sakit nonton Brazil. Yaa, begadang gitu deh. Tapi itu pun karena aku udah tidur cukup sebelumnya, so ga ada masalah sebenarnya. Aku sangat mengidolakan Brazil di piala dunia ini, bahkan sejak tahun 1994, masa-masa Romario Bebeto.
Kita kembali ke poin semula yang ingin kuceritakan di sini (kok jadi ngomongin brazil ya). Demamnya ga turun-turun selama dua hari kemaren, rasanya dunia membenciku, maka aku diberi penyakit itu. Mulut terasa pahit, mata panas, kerongkongan ikutan kering, serasa ada bola mantul di kepala (oalah… hiperbolis banget), tapi itulah yang terasa selama sakit ini. Bolos kerja pun tak dapat dihindari. Baca selengkapnya »