Tips Lolos IBT TOEFL

Sebelumnya aku sudah menyimpulkan aku tidak akan lulus IBT TOEFL pada tes pertama. Perasaan kemaren aku tidak sanggup menyelesaikan semua soal dengan baik. Apalagi kami adalah pejuang pertama alias korban kelinci percobaan. Tapi syukur sama Tuhan, aku akhirnya lolos alias lulus.

Sekilas tentang IBT TOEFL:
1. Ada empat bagian: Reading (3 - 5 passages), Listening (6 - 9 passages), break (10 menit), Speaking (6 pertanyaan), Writing (2 pertanyaan)
2. Jika kita kebetulan dapat 5 passages di reading, maka otomatis di listening hanya ada 6 passages.
3. Speaking terdiri dari 2 independent, 2 integrated (listening dan speaking), 2 integrated (reading, listening dan speaking)
4. Writing terdiri dari Independent writing dan Integrated writing.
5. IBT TOEFL dipercaya segera akan menggeser keberadaan PBT TOEFL karena dianggap sudah tidak kompeten. Halah, seperti pesan masyarakat jadinya.
6. Skor tertinggi 120 (IBT TOEFL = 100 adalah setara dengan PBT TOEFL = 600)

Tapi, rasanya tidak adil jika tidak membagikan tips & trik menghadapi IBT TOEFL, meskipun aku tidak bisa dibilang sukses-sukses bangetlah.

1. Istirahat cukup dan jagalah kesehatan (jangan “cramming” alias kebut semalam, nggak ada gunanya)
2. Ketahui kelemahan kita (apakah di reading, speaking, listening atau writing)
3. Cari tahu mengatasi kelemahan (meminjam istilah Mirah: “drill” kelemahan kamu sebelum ujian)
4. Jangan gugup (ini hanya tes), padahal aku gugup banget euy waktu itu.
5. Bawa KTP atau Visa dan bukti pendaftaran/pembayaran kita (print dari internet)
6. Pastikan data di bukti dan KTP sama persis, tanpa ada cela :)
7. Bawalah makanan dan minuman kecil yang bisa mengisi perut waktu break
8. Usahakan tiba sejam sebelum tes dimulai
9. Pakaian bebas tapi sopan (kalau nggak sopan, bisa mengganggu konsentrasi orang lain)
10. Tidak perlu pensil atau kertas (disediakan oleh pelaksana)
11. Matikan HP (jangan cuma di-silent) karena bisa mengganggu jalannya ujian
12. Berpenampilanlah rapi, karena sebelum ujian kita difoto dan foto itu dipajang di layar monitor. Males kan ngelihat foto jelek sendiri.
13. Last but not least, berdoalah. There IS Invisible Hand that will help you.

Hm… apalagi ya? Tar kalo ingat lagi akan kutambah. Atau ada masukan dari teman-teman?

NB. Sukses ya buat KOBE STUDENTS yang 7 Juni 2008 akan ujian IBT TOEFL juga. Hope you will do better than us.

Kinestetis?

Pernah dengar pembagian kepribadian menjadi tiga golongan besar?

Pengen tahu anda berada di kelompok mana? Dan bagaimana cara belajar efektif?

Jawablah pertanyaan di bawah ini (sekalian belajar bahasa Inggris)

V

  1. Are you neat and orderly? (often / sometimes / seldom)
  2. Do you speak quickly? (often / sometimes / seldom)
  3. Are you a good long-range planner and organizer? (often / sometimes / seldom)
  4. Are you a good speller and can you actually see the words in your mind? (often / sometimes / seldom)
  5. Do you remember what was seen rather than heard? (often / sometimes / seldom)
  6. Do you memorize by visual association? (often / sometimes / seldom)
  7. Do you have trouble remembering verbal instruction unless they are written down and do you often ask people to repeat themselves? (often / sometimes / seldom)
  8. Would you rather read than be read to? (often / sometimes / seldom)
  9. Do you doodle during phone conversation staff meetings? (often / sometimes / seldom)
  10. Would you rather do a demonstration than make a speech? (often / sometimes / seldom)
  11. Do you like art more than music? (often / sometimes / seldom)
  12. Do you know what to say but can’t think of the right words? (often / sometimes / seldom)

A

  1. Do you talk to yourself while working? (often / sometimes / seldom)
  2. Are you easily distracted by noise? (often / sometimes / seldom)
  3. Do you move you lips/pronounce the words as you read? (often / sometimes / seldom)
  4. Do you enjoy reading aloud and listening? (often / sometimes / seldom)
  5. Can you repeat back and mimic tone, pitch and timbre? (often / sometimes / seldom)
  6. Do you find writing difficult but are better at telling? (often / sometimes / seldom)
  7. Do you speak in rhythmic patterns? (often / sometimes / seldom)
  8. Do you think you are an eloquent speaker? (often / sometimes / seldom)
  9. Do you like music more than art? (often / sometimes / seldom)
  10. Do you learn by listening and remember what was discussed rather than seen? (often / sometimes / seldom)
  11. Are you talkative, love discussion and go into lengthy descriptions? (often / sometimes / seldom)
  12. Can you spell better out loud than in writing? (often / sometimes / seldom)

K

  1. Do you speak slowly? (often / sometimes / seldom)
  2. Do you touch people to get their attention? (often / sometimes / seldom)
  3. Do you stand close when talking to someone? (often / sometimes / seldom)
  4. Are you physically oriented and move a lot? (often / sometimes / seldom)
  5. Do you learn by manipulating and doing? (often / sometimes / seldom)
  6. Do you memorize by walking and seeing? (often / sometimes / seldom)
  7. Do you use a finger as a pointer when reading? (often / sometimes / seldom)
  8. Do you gesture a lot? (often / sometimes / seldom)
  9. Do you have difficulty sitting still for long periods? (often / sometimes / seldom)
  10. Do you make decisions based on your feelings? (often / sometimes / seldom)
  11. Do you tap your pen, fingers or foot while listening? (often / sometimes / seldom)
  12. Do you spend time playing sports and physical activities? (often / sometimes / seldom)

Langkah berikut:

  1. Jumlahkan setiap jawaban often, sometimes dan seldom di setiap bagian, jadi akan ada tiga angka untuk setiap bagian (V, A, dan K)
  2. Dan lakukan langkah berikut ini untuk setiap bagian (V, A, dan K)
  3. a. Nilai often dikali dua (O x 2)
    b. Nilai sometimes dikali satu (So x 1)
    c. Nilai seldom dikali satu (Se x 0)
    d. Jumlahkan ketiga nilai a + b + c di atas

  4. Setelah mendapat satu nilai untuk setiap bagian V, A dan K, bandingkan ketiga nilainya. Nilai paling tinggi menggambarkan sifat dominan diri kita.

Analisis:

  1. Visual: belajarlah dengan mewarnai dan membuat diagram, biasanya menyukai warna cerah dan suka menggambar (salah seorang teman visualku sangat menyukai manga). Stabilo dan spidol warna bisa menjadi senjata ampuh.
  2. Audio: belajarlah dengan meminta seorang teman atau guru untuk menerangkan sesuatu pada anda. Karena dengan mendengarkan, anda lebih bisa menyerap sesuatu. Atau coba membaca sesuatu dengan keras.
  3. Kinestetis (ini gue banget, dengan nilai 19): kalau ingin mempelajari sesuatu, cobalah dengan berjalan, bergerak, menghafal sambil bergerak. Orang kinestetis sulit untuk disuruh diam di suatu tempat dan berkonsentrasi.

:)) gue banget tuh.

NB. Cobalah test ini, dan temukan cara belajar efektif anda.

Seputar Indonesia, 7 Maret 2008

Sebagai seorang lulusan/alumni, ingin rasanya membahas kolom “Kilas” di koran Seputar Indonesia hari ini

Halaman 14

MENKEU JADIKAN STAN SEBAGAI BLU

Jakarta (SINDO)-Departemen Keuangan (Depkeu) akan menjadikan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) menjadi badan layanan umum (BLU) yang memiliki di lingkungan Depkeu. “Kita sedang memproses STAN menjadi BLU yang memiliki kewenangan dan keleluasaan untuk mengumpulkan dana sendiri” kata Menkeu Sri Mulyani Indrawati ketika melantik Ani Ratnawati sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Depkeu di Jakarta kemarin.

Menkeu minta agar perubahan STAN menjadi BLU tidak semata-mata didasari keinginan memperoleh kewenangan dan keleluasaan mengumpulkan dana sendiri. “Saya mencurigai banyak pihak ingin perubahan jadi BLU itu, lebih karena tidak ingin direpotkan masalah keuangan negara dalam proses budgeting, bukan karena secara murni ingin membentuk BLU untuk memberikan pelayanan,” katanya.

Menurut Menkeu, walaupun ke depan ada peluang lulusan STAN tidak bekerja di Depkeu, sebagian besar lulusan akan tetap bekerja di lingkungan Depkeu.” Jadi kalau mau lihat kualitas STAN, lihat kualitas Depkeu. Kalau institusi ini (Depkeu) masih dimaki-maki dan dinilai jelek, ya itulah kualitas STAN,” katanya.

Selesai membaca paragraf terakhir, aku terhenyak. Sebelumnya aku meminta maaf tentang bahasan ini. Ini hanyalah buah pemikiranku sebagai bentuk kekurangsetujuan dengan pernyataan di paragraf terakhir. Baca selengkapnya »

Pemenang Oscar 2008

“Ratatouille”, Film Animasi Terbaik Oscar
Senang rasanya melihat film Animasi ini menang. Alasannya hanya karena aku suka banget film ini. Seperti yang sudah pernah kujelaskan dalam Movie Review: Ratatouille, film ini memang sangat mempesona, dari segi cerita, gambar dan pesan.
Ratatouille

Bravo untuk The Bourne Ultimatum yang memenangkan tiga kategori sekaligus.
Bourne Ultimatum

Academy Award StatueBeberapa film terbaik Oscar bahkan belum pernah kudengar. Penasaran juga, ingin menonton deretan film-film itu dalam waktu dekat. Sayang ya di Indonesia, beberapa film di bawah ini belum atau tidak akan ditayangkan di bioskop.

Dan inilah Para Pemenang Piala Oscar 2008

Film terbaik: No Country for Old Men

Sutradara Terbaik: Joel Coen dan Ethan Coen, No country for Old Men

Aktor Terbaik: Daniel Day-Lewis,There Will Be Blood

Aktris Terbaik: Marion Cotillard, La Vie en Rose

Aktris Pemeran Pendukung Terbaik: Tilda Swinton, Michael Clayton

Aktor Pemeran Pendukung Terbaik: Javier Bardem, No Country for Old Men

Film Berbahasa Asing Terbaik: The Counterfeiters, Austria

Film Animasi Terbaik: Ratatouille

Naskah Adaptasi Terbaik: No Country for Old Men

Naskah Orisinal Terbaik: Juno

Musik Terbaik (Score Illustrasi): Atonement

Musik Terbaik (Lagu): Falling Slowly - Once (performed by Glen Hansard and Marketa Irglova)

Film dokumenter terbaik: Taxi to the Dark Side

Film Pendek Dokumenter Terbaik: Freeheld

Visual Efek Terbaik: The Golden Compass

Penata Gambar Terbaik: There Will Be Blood

Pengarah Seni: Sweenery Todd The Demon Barber of Fleet Street

Film Pendek Animasi Terbaik: Peter & The Wolf

Film Aksi Pendek Terbaik: Le Mozart des Pickpockets

Perancang Busana Terbaik: La Vie en Rose

Mixing Terbaik: The Bourne Ultimatum

Editing Suara Terbaik: The Bourne Ultimatum

Editing Film Terbaik: The Bourne Ultimatum

Tempo’s “Last Supper” Photo

Tertarik juga jadinya membahas ini. Mailing list penuh dengan perdebatan soal benar-salahnya keputusan redaksi Tempo memuat foto Last Supper versi mereka di halaman sampulnya. Menurut kalian bagaimana?

Aku tergelitik untuk membeli Tempo karena sampulnya itu (jujur saja), tapi sayang Tempo-nya keburu habis. Mungkin itulah tujuan mereka membuat sampul kontroversi ini, meningkatkan penjualan majalah, terlepas dari keinginan menghina atau tidak. Anehnya, mereka membuat sampul yang berbeda untuk Edisi berbahasa Inggris (English Edition). Apa ya maksudnya kira-kira? Baca selengkapnya »

Rp 70 juta/bulan dari bisnis di internet? Klik di sini dan temukan caranya!