<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>My Lovely Blog</title>
	<atom:link href="http://irene.malau.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://irene.malau.net</link>
	<description>Me, MySelf and Irene</description>
	<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 06:40:27 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Review: Incredible Hulk</title>
		<link>http://irene.malau.net/2008/06/27/review-incredible-hulk/</link>
		<comments>http://irene.malau.net/2008/06/27/review-incredible-hulk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 06:38:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irene Santi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Diari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irene.malau.net/?p=350</guid>
		<description><![CDATA[Setelah perjuangan panjang yang dimulai hari Jumat, 20 Juni 2008 sampai 22 Juni 2008, akhirnya kami bisa mendapat dua lembar tiket menonton Incredible Hulk di XXI Pondok Indah. Mungkin karena kebetulan ada promo Bank Mandiri, beli satu dapat dua tiket, mendadak antrian pembelian tiket menjadi panjang.
Aku bukanlah penikmat film superhero beginian, tapi baiklah kutulis reviewnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah perjuangan panjang yang dimulai hari Jumat, 20 Juni 2008 sampai 22 Juni 2008, akhirnya kami bisa mendapat dua lembar tiket menonton Incredible Hulk di XXI Pondok Indah. Mungkin karena kebetulan ada promo Bank Mandiri, beli satu dapat dua tiket, mendadak antrian pembelian tiket menjadi panjang.</p>
<p>Aku bukanlah penikmat film superhero beginian, tapi baiklah kutulis reviewnya secara objektif.</p>
<p><a href='http://irene.malau.net/wp-content/uploads/2008/06/incredible-hulk-poster-0.jpg'><img src="http://irene.malau.net/wp-content/uploads/2008/06/incredible-hulk-poster-0.jpg" alt="Hulk" title="incredible-hulk-poster-0" width="300" height="443" class="alignleft size-full wp-image-351" /></a>Directed by: Louis Leterrier<br />
Cast: Edward Norton, William Hurt, Liv Tyler, Tim Roth<br />
Duration: 114 min<br />
DEWASA (banyak adegan kekerasan)</p>
<p>Film ini sudah ditunggu lama oleh fans Hulk, terbukti dari panjangnya antrian sejak hari pertama penayangannya di bioskop di Indonesia. </p>
<p>Di awal film, ada sejumlah scene pendek sebagai latar belakang cerita. Sayang sekali film ini tidak punya cerita yang kompleks, tapi sederhana dan lebih banyak ditekankan ke bagian action dan sedikit kisah cinta antara Bruce Banner (Edward Norton) dan kekasihnya (Liv Tyler).</p>
<p>Pertama, Banner melakukan sebuah eksperimen atas dirinya sendiri yang mengakibatkan perubahan bentuk tubuh menjadi Hulk yang pemarah, kuat dan tak terkendali. Akibatnya, General &#8220;Thunderbolt&#8221; Ross (William Hurt) Jenderal yang tak lain adalah ayah kekasihnya, mengejarnya karena dianggap Hulk adalah properti negara. Dalam pelariannya, Banner berhasil mengendalikan emosinya dan tidak berubah sama sekali menjadi Hulk untuk waktu yang lama. Tapi keinginannya untuk sembuh mendorong dia untuk bertemu seorang ilmuwan yang bisa menyembuhkan penyakitnya itu.</p>
<p>Dengan ambisius, akhirnya Thunderbolt bisa memperangkap Hulk saat Banner bersama dengan kekasihnya. Banner yang tidak bisa mengendalikan kekuatannya ketika dia berubah menjadi Hulk, merusak semua hal yang bisa diraihnya. Tapi ketika bertemu muka dengan kekasihnya, dia bisa tenang kembali. Dalam sebuah serangan bertubi-tubi, Hulk akhirnya membawa kekasihnya ikut melarikan diri dari Thunderbolt.</p>
<p>Sementara itu terjadi, Thunderbolt sibuk dengan proyek pembuatan serdadu unggulan yang kuat, dengan mempergunakan serdadu andalannya Emil Blonsky (Tim Roth) sebagai objek. Sayang sekali, Blonsky adalah orang tamak yang ingin lebih dari itu. Setelah mendapat suntikan untuk kekuatan, Blonsky ingin menjadi seperti Hulk. Dalam pengejaran Hulk, Blonsky bisa bertemu dengan ilmuwan yang dicari Banner untuk menyembuhkannya. Ilmuwan itu tahu benar bagaimana cara mengubah seseorang menjadi seperti Hulk&#8230; dan berhasil.</p>
<p>Pertempuran antara dua monster hijau besar tak terhindarkan. Hulk dan Blonsky bertempur dengan segala kemampuan. Pada saat itu Hulk berhasil mengendalikan amarahnya dan mengalahkan Blonsky.</p>
<p>Kelemahan: aku kurang menyukai sesuatu yang tidak logis dan superhero yang begini. Apalagi terkesan memaksakan diri dengan menambah kisah percintaan di dalamnya.</p>
<p>Kelebihan: Film ini didukung action yang cukup memikat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irene.malau.net/2008/06/27/review-incredible-hulk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Analisis Seorang Awam</title>
		<link>http://irene.malau.net/2008/06/27/analisis-seorang-awam/</link>
		<comments>http://irene.malau.net/2008/06/27/analisis-seorang-awam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 17:03:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irene Santi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
<category>APBN</category><category>Demo</category><category>Presiden</category>
		<guid isPermaLink="false">http://irene.malau.net/?p=349</guid>
		<description><![CDATA[Kecewa melihat keadaan negara yang morat-marit, aku berusaha menganalisis kejadian-kejadian terakhir di Indonesia dengan caraku sendiri di sini. Ini hanyalah sebuah pendapat pribadi.
Pagi-pagi kubuka laptop dan langsung on-line untuk membaca berita di detik.com. Miris campur heran membaca berita teratas di situ. Demo &#8220;mahasiswa&#8221; anarkis di Sudirman dan beberapa tempat lainnya menghiasi hampir sehalaman penuh detik.com. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kecewa melihat keadaan negara yang morat-marit, aku berusaha menganalisis kejadian-kejadian terakhir di Indonesia dengan caraku sendiri di sini. Ini hanyalah sebuah pendapat pribadi.</p>
<p>Pagi-pagi kubuka laptop dan langsung on-line untuk membaca berita di detik.com. Miris campur heran membaca berita teratas di situ. Demo &#8220;mahasiswa&#8221; anarkis di Sudirman dan beberapa tempat lainnya menghiasi hampir sehalaman penuh detik.com. Mahasiswa kuberi tanda petik karena saking tidak percayanya. Pertama, benar nggak sih mereka itu mahasiswa? Kalau benar, aku sebagai mantan mahasiswa yang baru saja lulus patut mengatakan &#8220;Malu dong mahasiswa! Kalau kalian benar-benar membela rakyat, tolong jangan buat susah rakyat dengan kemacetan dan rasa takut atau ketidaknyamanan&#8221;. Kalian sebagai kaum intelektual harusnya menyumbangkan pikiran bagaimana pemecahan logis atas ketimpangan APBN sekarang ini, bukan hanya tuntutan-tuntutan. </p>
<p>Tapi, masalahnya adalah &#8220;benarkah mereka mahasiswa yang asli?&#8221;. Aku curiga kalau mereka itu adalah orang-orang tunggangan, yang dibayar sejumlah uang untuk makan sehari dan rokok, mengenakan jas almamater sebagai samaran, untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu (tujuan sang penunggang tentunya). Mereka bilang itu permainan politik menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden 2009. Politik apa itu? Aku nggak pernah dengar jenis politik begitu.</p>
<p>Lihat saja, ketika &#8220;demo yang anarkis&#8221; meraja di sana sini, kepercayaan terhadap pemerintah sekarang ini akan semakin menurun dan otomatis orang akan mencari alternatif capres lain. Itulah yang mereka inginkan secara sederhana. Tapi pedulikah &#8220;capres&#8221; yang demikian terhadap kepentingan rakyat? Menurutku tidak, cara mereka menjawab itu. Kalau begitu, &#8220;capres&#8221; mana yang benar dan tidak? Entahlah. Akibat terakhir yang kurasakan sebagai rakyat adalah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan, dan golput akhirnya menjadi sebuah opsi.</p>
<p>Akibat dalam segi ekonomi malah menambah pukulan atas negara ini. Demo anarkis beruntun menurunkan kepercayaan investor asing, bahkan investor pribumi. Ketidakamanan negara ini adalah faktor krusial dalam menentukan prospek sebuah investasi. Bayangkan, jika anda investor asing yang disuruh memilih lokasi investasi. Jelaslah anda akan memilih tempat aman tanpa kerusuhan. Anda tidak ingin berurusan dengan asuransi akibat pengerusakan-pengerusakan dll. selagi hal itu bisa ditiadakan.</p>
<p>Kerusuhan-kerusuhan ini seperti kebiasaan buruk yang didukung oleh peserta awam. Sekali pernah kami melintasi sekelompok orang berdemo di DPR. Kami penasaran demo apa sih, jadi kami menanyakan salah satu peserta demo yang berdiri di belakang yang terlihat cukup antusias berteriak. &#8220;Demo apa sih Bang?&#8221;. Tahu nggak jawabnya apa, &#8220;Nggak tau Mbak, tadi disuruh ngeramein aja&#8221;. Bah&#8230; Untunglah demo-nya nggak anarkis, kalau nggak, kami sudah dipukul kali yak.</p>
<p>Belum ada Presiden di Indonesia dalam sejarah yang bisa menyelesaikan tugasnya tanpa cacat cela atau apa pun lah namanya. Semuanya dijegal dari posisinya. Ada yang diasingkan, digulingkan atau dianggap tidak kompeten. Terakhir, hak angket diedarkan di DPR untuk menunjukkan &#8220;kebohongan publik&#8221; pemerintah saat ini. Kenapa sih, kita tidak sama-sama mencari solusi bagaimana mengatasi kenaikan harga minyak dunia saja? Kenapa harus egois memikirkan kelompok politik masing-masing? Bukankah tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat?</p>
<p>Sebagai orang yang bekerja di bidang ini, aku merasa pemerintah telah mengambil langkah yang berani tapi (pasti) sulit diterima oleh rakyat. Karena untuk jangka pendek, langkah untuk mengurangi subsidi minyak-lah yang paling memungkinkan saat ini, meskipun aku kurang bisa memahami kebijakan-kebijakan pemerintah lainnya seperti BLT (subsidi orang yang masih belum bisa kukomentari) karena kelemahan-kelemahan yang sulit diantisipasi oleh pemerintah sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irene.malau.net/2008/06/27/analisis-seorang-awam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Review: Kung Fu Panda</title>
		<link>http://irene.malau.net/2008/06/13/review-kung-fu-panda/</link>
		<comments>http://irene.malau.net/2008/06/13/review-kung-fu-panda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 16:07:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irene Santi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Movie Review]]></category>

		<category><![CDATA[Kung Fu Panda]]></category>
<category>Kung Fu Panda</category><category>Movie Review</category>
		<guid isPermaLink="false">http://irene.malau.net/?p=346</guid>
		<description><![CDATA[Nonton premier itu asik juga. Ini nih laporan dari lapangan, tepat hari pertama penayangan Kung Fu Panda di Indonesia tentunya.

Directed by: Mark Osborne, John Stevenson
Cast: Jack Black, Jackie Chan, Lucy Liu, Dustin Hoffman, Angelina Jolie
Duration: 90 min
SEMUA USIA
Film ini memiliki pesan yang dalam dan diselingi adegan-adegan lucu tak terduga. Direkomendasikan untuk ditonton bersama keluarga.
Panda (Po [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nonton premier itu asik juga. Ini nih laporan dari lapangan, tepat hari pertama penayangan Kung Fu Panda di Indonesia tentunya.</p>
<p><img class src="http://irene.malau.net/wp-content/uploads/2008/06/kungfu-panda.jpg" alt="kungfu-panda" title="kungfu-panda" width="500" height="400" class="center size-full wp-image-347" /></p>
<p>Directed by: Mark Osborne, John Stevenson<br />
Cast: Jack Black, Jackie Chan, Lucy Liu, Dustin Hoffman, Angelina Jolie<br />
Duration: 90 min<br />
SEMUA USIA</p>
<p>Film ini memiliki pesan yang dalam dan diselingi adegan-adegan lucu tak terduga. Direkomendasikan untuk ditonton bersama keluarga.</p>
<p>Panda (Po - Jack Black) adalah anak tukang mie di sebuah kota &#8220;The Valley of Peace&#8221; yang bermimpi menjadi salah satu kung fu master. Dia penggemar berat &#8220;The Furious Five&#8221; (the Crane (David Cross), Viper (Lucy Liu), Mantis (Seth Rogen), Tigress (Angelina Jolie) dan Monkey (Jackie Chan)), kelompok kung fu yang sangat tenar dengan kemampuan kung fu mereka masing-masing di bawah pengajaran Shifu (Dustin Hoffman) . </p>
<p>Pemimpin perguruan kung fu ini, Oogway (kura-kura tua yang bijak (Randall Duk Kim)), meramalkan kedatangan kembali Tai Lung yang jahat untuk mengambil sebuah gulungan kertas untuk menjadi &#8220;Dragon Warrior&#8221;. Tai Lung saat itu masih berada di dalam penjara super ketat karena dia sangat kuat dan hebat.</p>
<p>Po yang gendut dan tak memiliki bakat itu, secara tidak terduga, kemudian dipilih oleh Oogway menjadi &#8220;The Dragon Warrior&#8221;. Meskipun kaget, Po senang luar biasa bergabung dengan idola-idolanya, apalagi di bawah pimpinan Shifu sebagai guru. Tapi sayang, &#8220;The Furios Five&#8221; tidak menyukainya, terlebih Shifu, karena menurut pandangan mereka seharusnya salah satu dari &#8220;The Furious Five&#8221;-lah yang menjadi &#8220;Dragon Warrior&#8221; dan mengalahkan Tai Lung.</p>
<p>Po adalah sosok panda yang pantang menyerah dan mudah disukai oleh orang sekitarnya. Dia suka memasak dan makan banyak. Awalnya memang sulit, tapi setelah itu Oogway berhasil meyakinkan Shifu untuk terus melatih Po.</p>
<p>Jack Black berhasil memukau penonton dengan gayanya yang benar-benar &#8220;Jack Black&#8221; itu. Keren! Two thumbs up. Sepertinya karakter-karakter lain juga berhasil diperankan dengan baik, terutama Tigress oleh Angelina Jolie yang memang memegang dialog yang lebih dominan dibanding yang lain.</p>
<p>Kualitas gambar tajam dan penuh warna. Tidak seperti film animasi biasanya, Kung Fu Panda tidak mengusung lagu-lagu OST yang memikat dan banyak.</p>
<p>Bagian yang sangat kusuka: Setiap kata-kata Oogway yang bijak, seperti kata kata &#8220;Yesterday is history, tomorrow is mystery and today is a gift, that&#8217;s why they call today is present&#8221;. Bagian dialog lain yang bagus &#8220;There is no coincidence&#8221;, atau &#8220;Jangan khawatir berlebihan, karena kekhawatiran yang begitu malah bisa mengarahkan kita kesana&#8221;. </p>
<p>Bagian yang kurang kusuka: hampir tidak ada, mungkin durasinya kurang panjang aja. <img src='http://irene.malau.net/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irene.malau.net/2008/06/13/review-kung-fu-panda/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hobi Bolos</title>
		<link>http://irene.malau.net/2008/06/12/hobi-bolos/</link>
		<comments>http://irene.malau.net/2008/06/12/hobi-bolos/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 06:26:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irene Santi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Diari]]></category>
<category>Program S2</category>
		<guid isPermaLink="false">http://irene.malau.net/?p=345</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit baru yang tidak bisa dikendalikan mendadak timbul. Aku kok jadi suka bolos ya.
Pertama, aku tahu banget kalau bolos itu salah. Kedua, aku tidak bisa mengurangi kebiasaan ini apalagi menghilangkannya. Ketiga, aku tidak tahu menahu asal muasal penyakitku. 
Kebosanan selalu menjadi alasan utamaku, padahal kalau ditilik secara detail, aku sebenarnya tidak sebosan itu. Tapi apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penyakit baru yang tidak bisa dikendalikan mendadak timbul. Aku kok jadi suka bolos ya.</p>
<p>Pertama, aku tahu banget kalau bolos itu salah. Kedua, aku tidak bisa mengurangi kebiasaan ini apalagi menghilangkannya. Ketiga, aku tidak tahu menahu asal muasal penyakitku. </p>
<p>Kebosanan selalu menjadi alasan utamaku, padahal kalau ditilik secara detail, aku sebenarnya tidak sebosan itu. Tapi apa yang harus kulakukan?</p>
<p>Kemarin, setelah lulus dari tes pertama IBT, kami diberi pilihan untuk tidak mengikuti tes kedua. Tapi karena aku terlanjur berjanji pada diriku untuk mengambil kesempatan kedua ini terlepas dari nilai yang kuperoleh, maka aku mendaftar IBT lagi. Aku menyerahkan semua persyaratan (kartu kredit dan KTP) dengan tambahan harapan, aku bisa lebih bersemangat mengikuti program persiapan S2 ini. </p>
<p>Semangat sih naik, tapi tidak sebesar yang kubayangkan. Godaan untuk bolos tetap lebih membara dan menang mudah menghadapi semangatku. Keinginan melewatkan kelas begitu menarik hati, buktinya ketika aku melakukannya, ada kepuasan dan bukan rasa bersalah. Lengkap sudah.</p>
<p>Sekarang hari Kamis 12 Juni 2008, pukul 13.24, istirahat siang usai dan saatnya masuk kelas lagi. Tapi rasanya tidak lengkap tanpa bolos. Sebagian hatiku (sebagian kecil) meminta untuk segera bergegas, tapi sisanya begitu tertarik melihat posisi bantal dan bonek-boneka di atas tempat tidur. Pasti empuk merebahkan badan sesaat saja. Rasa kantuk yang jarang ada mendadak bisa ada, padahal tidur sih cukup banget. Tak heran grafik berat badanku condong meningkat, <img src='http://irene.malau.net/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /> .</p>
<p>Tapi baiklah, aku akan berjuang melawan pikatan maut ini. Bagaimana caranya ya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irene.malau.net/2008/06/12/hobi-bolos/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bye-bye Indosat</title>
		<link>http://irene.malau.net/2008/06/09/bye-bye-indosat/</link>
		<comments>http://irene.malau.net/2008/06/09/bye-bye-indosat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 11:09:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irene Santi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Diari]]></category>

		<category><![CDATA[Esia]]></category>

		<category><![CDATA[Flexy]]></category>

		<category><![CDATA[Halo]]></category>

		<category><![CDATA[Indosat]]></category>

		<category><![CDATA[Mentari]]></category>

		<category><![CDATA[StarOne]]></category>

		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>
<category>Esia</category><category>Flexy</category><category>Halo</category><category>Indosat</category><category>Mentari</category><category>StarOne</category><category>Telkomsel</category>
		<guid isPermaLink="false">http://irene.malau.net/?p=343</guid>
		<description><![CDATA[Dulunya aku pemakai setia Indosat, Mentari dan StarOne. Tapi karena beberapa alasan, akhirnya aku beralih ke Telkomsel Halo (Pasca bayar) dan Flexy (CDMA).
Semalam, aku baru menyadari kalau hari-hari berlalu sebegitu cepat, sampai lupa mengisi pulsa Mentari. Aku membeli pulsa dua puluh lima ribu rupiah untuk sekedar memperpanjang masa pemakaian Mentariku. Malang nasibku dan karena kesalahanku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulunya aku pemakai setia Indosat, Mentari dan StarOne. Tapi karena beberapa alasan, akhirnya aku beralih ke Telkomsel Halo (Pasca bayar) dan Flexy (CDMA).</p>
<p>Semalam, aku baru menyadari kalau hari-hari berlalu sebegitu cepat, sampai lupa mengisi pulsa Mentari. Aku membeli pulsa dua puluh lima ribu rupiah untuk sekedar memperpanjang masa pemakaian Mentariku. Malang nasibku dan karena kesalahanku juga, Mentarinya diblokir. Mentarinya hanya bisa dipakai menerima panggilan dan SMS. Mengisi pulsa saja tidak bisa karena ketika 555 dipanggil keluar, pesannya begini &#8220;nomor terkunci&#8221;.</p>
<p>Setelah mencoba beberapa cara pengisian pulsa dan gagal, akhirnya kutelepon call center Mentari 021-5438888 untuk mengetahui apa yang seharusnya kulakukan mengingat nomorku ini sudah kupakai hampir 6 (enam) tahun. Tapi ternyata Mentari tidak mau kooperatif. Mereka bilang, aku tidak bisa memakai nomorku lagi <strong>meski dengan cara apa pun</strong>. Padahal, aku kan pelanggan tetap selama 6 (enam) tahun, tidakkah sebaiknya mempertimbangkan pelanggan setia dulu sebelum memutuskan &#8220;hubungan ini&#8221;? Dengan mudah, operatornya memberikan saran &#8220;Beli aja lagi nomor baru, Mbak&#8221;. Aku berusaha meyakinkan dia untuk memberiku kesempatan, toh waktu nomor hilang aja bisa di-recover, masa ini nggak bisa. Tapi tetap aja, ujung-ujungnya &#8220;no way&#8221;.</p>
<p>Nasib banget ya&#8230;<br />
Sebenarnya satu-satunya alasanku mempertahankan nomor Mentari ini adalah karena enam tahun itu, bukan karena kemudahan-kemudahan yang diberikan Indosat. Pulsa membengkak ketika aku mempergunakan Mentari, makanya aku menambah CDMA (notabene di bawah Indosat juga) StarOne. Dan kenapa aku juga meninggalkan StarOne adalah karena sinyal StarOne di Serpong tidak ada alias mati sama sekali (tulisan di layar selalu: searching for network). Kesimpulannya, aku harus mengucapkan selamat tinggal semua produk Indosat.</p>
<p>Sekarang, aku mempergunakan Halo Pascabayar Telkomsel dan Flexy sebagai CDMA. Sepanjang ini, Halo memberikan pelayanan terbaiknya, tidak ada kesalahan fatal di tagihan seperti banyak orang pernah bilang. Pulsanya cukup mahal, tapi sebanding dengan sinyal kuat dan kemudahan pascabayarnya. Flexy menang di murah dan nggak banyak trouble. Dulu aku pernah pake Esia, tapi tidak bisa menelepon suami yang juga pake Esia, apa-apaan tuh? StarOne juga murah dan asik, tapi suka bermasalah sinyalnya. Sejauh ini Flexy is still the best.</p>
<p>NB. Teman-teman, telepon aku ke Halo aja ya, jangan ke Mentari lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irene.malau.net/2008/06/09/bye-bye-indosat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Lolos IBT TOEFL</title>
		<link>http://irene.malau.net/2008/06/03/tips-lolos-ibt-toefl/</link>
		<comments>http://irene.malau.net/2008/06/03/tips-lolos-ibt-toefl/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 09:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irene Santi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Diari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irene.malau.net/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya aku sudah menyimpulkan aku tidak akan lulus IBT TOEFL pada tes pertama. Perasaan kemaren  aku tidak sanggup menyelesaikan semua soal dengan baik. Apalagi kami adalah pejuang pertama alias korban kelinci percobaan. Tapi syukur sama Tuhan, aku akhirnya lolos alias lulus.
Sekilas tentang IBT TOEFL:
1. Ada empat bagian: Reading (3 - 5 passages), Listening (6 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya aku sudah menyimpulkan aku tidak akan lulus IBT TOEFL pada tes pertama. Perasaan kemaren  aku tidak sanggup menyelesaikan semua soal dengan baik. Apalagi kami adalah pejuang pertama alias korban kelinci percobaan. Tapi syukur sama Tuhan, aku akhirnya lolos alias lulus.</p>
<p>Sekilas tentang IBT TOEFL:<br />
1. Ada empat bagian: Reading (3 - 5 passages), Listening (6 - 9 passages), break (10 menit), Speaking (6 pertanyaan), Writing (2 pertanyaan)<br />
2. Jika kita kebetulan dapat 5 passages di reading, maka otomatis di listening hanya ada 6 passages.<br />
3. Speaking terdiri dari 2 independent, 2 integrated (listening dan speaking), 2 integrated (reading, listening dan speaking)<br />
4. Writing terdiri dari Independent writing dan Integrated writing.<br />
5. IBT TOEFL dipercaya segera akan menggeser keberadaan PBT TOEFL karena dianggap sudah tidak kompeten. Halah, seperti pesan masyarakat jadinya.<br />
6. Skor tertinggi 120 (IBT TOEFL = 100 adalah setara dengan PBT TOEFL = 600)</p>
<p>Tapi, rasanya tidak adil jika tidak membagikan tips &#038; trik menghadapi IBT TOEFL, meskipun aku tidak bisa dibilang sukses-sukses bangetlah.</p>
<p>1. Istirahat cukup dan jagalah kesehatan (jangan &#8220;cramming&#8221; alias kebut semalam, nggak ada gunanya)<br />
2. Ketahui kelemahan kita (apakah di reading, speaking, listening atau writing)<br />
3. Cari tahu mengatasi kelemahan (meminjam istilah Mirah: &#8220;drill&#8221; kelemahan kamu sebelum ujian)<br />
4. Jangan gugup (ini hanya tes), padahal aku gugup banget euy waktu itu.<br />
5. Bawa KTP atau Visa dan bukti pendaftaran/pembayaran kita (print dari internet)<br />
6. Pastikan data di bukti dan KTP sama persis, tanpa ada cela <img src='http://irene.malau.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /><br />
7. Bawalah makanan dan minuman kecil yang bisa mengisi perut waktu break<br />
8. Usahakan tiba sejam sebelum tes dimulai<br />
9. Pakaian bebas tapi sopan (kalau nggak sopan, bisa mengganggu konsentrasi orang lain)<br />
10. Tidak perlu pensil atau kertas (disediakan oleh pelaksana)<br />
11. Matikan HP (jangan cuma  di-silent) karena bisa mengganggu jalannya ujian<br />
12. Berpenampilanlah rapi, karena sebelum ujian kita difoto dan foto itu dipajang di layar monitor. Males kan ngelihat foto jelek sendiri.<br />
13. Last but not least, berdoalah. There IS Invisible Hand that will help you.</p>
<p>Hm&#8230; apalagi ya? Tar kalo ingat lagi akan kutambah. Atau ada masukan dari teman-teman?</p>
<p>NB. Sukses ya buat KOBE STUDENTS yang 7 Juni 2008 akan ujian IBT TOEFL juga. Hope you will do better than us.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irene.malau.net/2008/06/03/tips-lolos-ibt-toefl/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Yokohama Class, 270508</title>
		<link>http://irene.malau.net/2008/05/29/yokohama-class-270508/</link>
		<comments>http://irene.malau.net/2008/05/29/yokohama-class-270508/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 11:47:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irene Santi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Diari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irene.malau.net/?p=334</guid>
		<description><![CDATA[Actually, I have a very nice class in this course. We call it &#8220;PHRD Yokohama Class 2008&#8243;. Do you want to see some of us? I will introduce them one by one.
This photo was taken when the electricity was off in our dormitory. Our lecturer, Mirah, asked us to find another place outside the classroom. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Actually, I have a very nice class in this course. We call it &#8220;PHRD Yokohama Class 2008&#8243;. Do you want to see some of us? I will introduce them one by one.</p>
<p>This photo was taken when the electricity was off in our dormitory. Our lecturer, Mirah, asked us to find another place outside the classroom. And there, on the grass, we were sitting and doing our practice tests.</p>
<p><img class="center" src="http://irene.malau.net/wp-content/uploads/2008/05/yoko21.jpg" alt="Yokohama Class" /></p>
<p>The back row, from the left to the right:<br />
1. Aditya, he is a &#8220;dry joker&#8221; (that is how we call a person who always try to make jokes that are not funny)<br />
2. Hani (In English: Honey), our grammar man. You can ask him anything about English grammar.<br />
3. Azam, in the first sight, I thought he is a serious man. But actually, he is as crazy as we are.<br />
4. Reko, our native speaker. He speaks English fluently. When I hear his speak, I would feel nervous. Azam said he is venomous, <img src='http://irene.malau.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /><br />
5. Haris, a calm man, but he is good in English too. Once, we had a PBT TOEFL together, and he had the highest score among us.<br />
6. Ando. This is one of Bon Jovi&#8217;s big fans. He memorizes all the songs of them. </p>
<p>The front row, from the left to the right:<br />
1. Ari, he is the best student in our class. Ari, what do you eat to make you smart?<br />
2. Zihan, anime girl, loves &#8220;manga&#8221;. She speaks English fluently too.<br />
3. Mona, another &#8220;dry joker&#8221; and verbose. But without her, the class is quite. About her ability, she is one of the best.<br />
4. Me, no need to explain further<br />
5. Oti, we are friends since nine years ago. Ow, she is one of the best. Oti is zealous.<br />
6. Icha, a Melayu girl from Medan. Even I cannot see the &#8220;Medan part&#8221; in her. Sometimes, I can see that part when she talks.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irene.malau.net/2008/05/29/yokohama-class-270508/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Komitmen</title>
		<link>http://irene.malau.net/2008/05/23/komitmen/</link>
		<comments>http://irene.malau.net/2008/05/23/komitmen/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 06:24:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irene Santi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Diari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irene.malau.net/?p=333</guid>
		<description><![CDATA[Maafkan aku Tuhan&#8230;
Aku melakukan ini tanpa meminta atau bertanya.
Aku melewatkan semua perkara
Pagi itu Kau dan aku berdiskusi
Hal terbaik apa yang hendak kuisi
langkah besar atau sekedar prestasi
Ampuni aku
Tidak mengingat lagi pagi itu
dimana aku telah berjanji dan mengaku
Bahwa hanya di dalam diriMu
kutemukan labuhan banyak ragu
dan mendapat kedamaian dalam kalbu
Aku tahu aku tak layak
mendapatkan bagian yang banyak
terlebih bukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maafkan aku Tuhan&#8230;</p>
<p>Aku melakukan ini tanpa meminta atau bertanya.<br />
Aku melewatkan semua perkara</p>
<p>Pagi itu Kau dan aku berdiskusi<br />
Hal terbaik apa yang hendak kuisi<br />
langkah besar atau sekedar prestasi</p>
<p>Ampuni aku<br />
Tidak mengingat lagi pagi itu<br />
dimana aku telah berjanji dan mengaku<br />
Bahwa hanya di dalam diriMu<br />
kutemukan labuhan banyak ragu<br />
dan mendapat kedamaian dalam kalbu</p>
<p>Aku tahu aku tak layak<br />
mendapatkan bagian yang banyak<br />
terlebih bukan untukku kelak</p>
<p>Sebuah cita-cita<br />
yang harusnya kutunda<br />
pengorbanan yang telah kujanjikan<br />
untuk sebuah kata<br />
dan komitmen yang hampir tertunda<br />
yang kusebut Pelayanan</p>
<p>NB. kan kuselesaikan panggilanku sampai titik terakhir.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irene.malau.net/2008/05/23/komitmen/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kinestetis?</title>
		<link>http://irene.malau.net/2008/05/14/kinestetis/</link>
		<comments>http://irene.malau.net/2008/05/14/kinestetis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 00:57:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irene Santi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Diari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irene.malau.net/?p=332</guid>
		<description><![CDATA[Pernah dengar pembagian kepribadian menjadi tiga golongan besar?
Pengen tahu anda berada di kelompok mana? Dan bagaimana cara belajar efektif?
Jawablah pertanyaan di bawah ini (sekalian belajar bahasa Inggris)
V

Are you neat and orderly? (often / sometimes / seldom)
Do you speak quickly? (often / sometimes / seldom)
Are you a good long-range planner and organizer? (often / sometimes / [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah dengar pembagian kepribadian menjadi tiga golongan besar?</p>
<p>Pengen tahu anda berada di kelompok mana? Dan bagaimana cara belajar efektif?</p>
<p>Jawablah pertanyaan di bawah ini (sekalian belajar bahasa Inggris)</p>
<h3>V</h3>
<ol>
<li>Are you neat and orderly? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you speak quickly? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Are you a good long-range planner and organizer? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Are you a good speller and can you actually see the words in your mind? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you remember what was seen rather than heard? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you memorize by visual association? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you have trouble remembering verbal instruction unless they are written down and do you often ask people to repeat themselves? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Would you rather read than be read to? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you doodle during phone conversation staff meetings? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Would you rather do a demonstration than make a speech? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you like art more than music? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you know what to say but can&#8217;t think of the right words? (often / sometimes / seldom)</li>
</ol>
<h3>A</h3>
<ol>
<li>Do you talk to yourself while working? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Are you easily distracted by noise? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you move you lips/pronounce the words as you read? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you enjoy reading aloud and listening? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Can you repeat back and mimic tone, pitch and timbre? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you find writing difficult but are better at telling? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you speak in rhythmic patterns? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you think you are an eloquent speaker? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you like music more than art? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you learn by listening and remember what was discussed rather than seen? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Are you talkative, love discussion and go into lengthy descriptions? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Can you spell better out loud than in writing? (often / sometimes / seldom)</li>
</ol>
<h3>K</h3>
<ol>
<li>Do you speak slowly? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you touch people to get their attention? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you stand close when talking to someone? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Are you physically oriented and move a lot? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you learn by manipulating and doing? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you memorize by walking and seeing? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you use a finger as a pointer when reading? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you gesture a lot? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you have difficulty sitting still for long periods? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you make decisions based on your feelings? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you tap your pen, fingers or foot while listening? (often / sometimes / seldom)</li>
<li>Do you spend time playing sports and physical activities? (often / sometimes / seldom)</li>
</ol>
<p>Langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Jumlahkan setiap jawaban often, sometimes dan seldom di setiap bagian, jadi akan ada tiga angka untuk setiap bagian (V, A, dan K)</li>
<li>Dan lakukan langkah berikut ini untuk setiap bagian (V, A, dan K)</li>
<p>a. Nilai often dikali dua (O x 2)<br />
b. Nilai sometimes dikali satu (So x 1)<br />
c. Nilai seldom dikali satu (Se x 0)<br />
d. Jumlahkan ketiga nilai a + b + c di atas</p>
<li>Setelah mendapat satu nilai untuk setiap bagian V, A dan K, bandingkan ketiga nilainya. Nilai paling tinggi menggambarkan sifat dominan diri kita.</li>
</ol>
<p>Analisis:</p>
<ol>
<li>Visual: belajarlah dengan mewarnai dan membuat diagram, biasanya menyukai warna cerah dan suka menggambar (salah seorang teman visualku sangat menyukai manga). Stabilo dan spidol warna bisa menjadi senjata ampuh.</li>
<li>Audio: belajarlah dengan meminta seorang teman atau guru untuk menerangkan sesuatu pada anda. Karena dengan mendengarkan, anda lebih bisa menyerap sesuatu. Atau coba membaca sesuatu dengan keras.</li>
<li>Kinestetis (ini gue banget, dengan nilai 19): kalau ingin mempelajari sesuatu, cobalah dengan berjalan, bergerak, menghafal sambil bergerak. Orang kinestetis sulit untuk disuruh diam di suatu tempat dan berkonsentrasi.</li>
</ol>
<p><img src='http://irene.malau.net/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> gue banget tuh.</p>
<p>NB. Cobalah test ini, dan temukan cara belajar efektif anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irene.malau.net/2008/05/14/kinestetis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cemas Menjelang iBT TOEFL</title>
		<link>http://irene.malau.net/2008/05/09/cemas-menjelang-ibt-toefl/</link>
		<comments>http://irene.malau.net/2008/05/09/cemas-menjelang-ibt-toefl/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 06:11:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irene Santi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Diari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irene.malau.net/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Delapan orang siswa akan dikirimkan ke &#8220;medan perang&#8221; TOEFL iBT besok. Kami menyebutnya The &#8220;10-Mayers&#8221;, para pejuang alias korban pertama menuju medan perang. Dasar pemilihannya sederhana, bukan skor, bukan kemampuan tapi kartu kredit. Siapa yang punya kartu kredit duluan, didaftar duluan. Malangnya, aku memberikan kartu kredit di tempat pertama.
Okey, kita mulai ceritanya dari awal saja.
Sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Delapan orang siswa akan dikirimkan ke &#8220;medan perang&#8221; TOEFL iBT besok. Kami menyebutnya The &#8220;10-Mayers&#8221;, para pejuang alias korban pertama menuju medan perang. Dasar pemilihannya sederhana, bukan skor, bukan kemampuan tapi kartu kredit. Siapa yang punya kartu kredit duluan, didaftar duluan. Malangnya, aku memberikan kartu kredit di tempat pertama.</p>
<p>Okey, kita mulai ceritanya dari awal saja.<br />
Sekitar minggu ketiga program karantina ini, kami dimintai mengumpulkan kartu kredit (bagi yang punya) dan bagi yang belum punya akan dibuatkan oleh Bank Mandiri. Bank Mandiri pun berhasil membuat kartu kredit secepat mungkin. Tapi tetap saja, aku mendapatkan bagian pertama di pendaftaran.</p>
<p>10 Mei tinggal beberapa jam lagi. Rasanya aku ingin muntah membayangkannya saking stressnya. Kata teman-teman yang tergabung dalam the 10-Mayers, aku lah paling santai, hem&#8230; padahal &#8220;nggak tahu dia&#8221;. Aku sering menangis diam-diam, hehehehe&#8230;</p>
<p>Sekarang tekanan semakin berat, semakin dipikir semakin nggak bisa mikir, suer&#8230; Kenapa sih program ini membuatku jadi nervous banget? Nggak biasa-biasanya aku setegang ini. Habis mereka membuatnya seolah-olah seperti ujian hidup dan mati, surga neraka karena biaya pendaftarannya yang relatif mahal (ehm, mahal ding = Rp 1.400.000 an).</p>
<p>Ingin rasanya bertaruh, tapi dalam hati saja (tar kejegal UU perjudian lagi), kalau di antara delapan orang ini, yang paling nggak stresslah nilainya paling tinggi. Nah, masalahnya sekarang aku adalah orang yang &#8220;kelihatan&#8221; paling nggak stress. Tolong digarisbawahi kelihatannya, karena sebenarnya aku-LAH yang paling stress, ya tapi paling pintar menyembunyikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irene.malau.net/2008/05/09/cemas-menjelang-ibt-toefl/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
