Jun
27
Setelah perjuangan panjang yang dimulai hari Jumat, 20 Juni 2008 sampai 22 Juni 2008, akhirnya kami bisa mendapat dua lembar tiket menonton Incredible Hulk di XXI Pondok Indah. Mungkin karena kebetulan ada promo Bank Mandiri, beli satu dapat dua tiket, mendadak antrian pembelian tiket menjadi panjang.
Aku bukanlah penikmat film superhero beginian, tapi baiklah kutulis reviewnya secara objektif.
Directed by: Louis Leterrier
Cast: Edward Norton, William Hurt, Liv Tyler, Tim Roth
Duration: 114 min
DEWASA (banyak adegan kekerasan)
Film ini sudah ditunggu lama oleh fans Hulk, terbukti dari panjangnya antrian sejak hari pertama penayangannya di bioskop di Indonesia.
Di awal film, ada sejumlah scene pendek sebagai latar belakang cerita. Sayang sekali film ini tidak punya cerita yang kompleks, tapi sederhana dan lebih banyak ditekankan ke bagian action dan sedikit kisah cinta antara Bruce Banner (Edward Norton) dan kekasihnya (Liv Tyler).
Pertama, Banner melakukan sebuah eksperimen atas dirinya sendiri yang mengakibatkan perubahan bentuk tubuh menjadi Hulk yang pemarah, kuat dan tak terkendali. Akibatnya, General “Thunderbolt” Ross (William Hurt) Jenderal yang tak lain adalah ayah kekasihnya, mengejarnya karena dianggap Hulk adalah properti negara. Dalam pelariannya, Banner berhasil mengendalikan emosinya dan tidak berubah sama sekali menjadi Hulk untuk waktu yang lama. Tapi keinginannya untuk sembuh mendorong dia untuk bertemu seorang ilmuwan yang bisa menyembuhkan penyakitnya itu. Baca selengkapnya »
Jun
27
Kecewa melihat keadaan negara yang morat-marit, aku berusaha menganalisis kejadian-kejadian terakhir di Indonesia dengan caraku sendiri di sini. Ini hanyalah sebuah pendapat pribadi.
Pagi-pagi kubuka laptop dan langsung on-line untuk membaca berita di detik.com. Miris campur heran membaca berita teratas di situ. Demo “mahasiswa” anarkis di Sudirman dan beberapa tempat lainnya menghiasi hampir sehalaman penuh detik.com. Mahasiswa kuberi tanda petik karena saking tidak percayanya. Pertama, benar nggak sih mereka itu mahasiswa? Kalau benar, aku sebagai mantan mahasiswa yang baru saja lulus patut mengatakan “Malu dong mahasiswa! Kalau kalian benar-benar membela rakyat, tolong jangan buat susah rakyat dengan kemacetan dan rasa takut atau ketidaknyamanan”. Kalian sebagai kaum intelektual harusnya menyumbangkan pikiran bagaimana pemecahan logis atas ketimpangan APBN sekarang ini, bukan hanya tuntutan-tuntutan.
Tapi, masalahnya adalah “benarkah mereka mahasiswa yang asli?”. Aku curiga kalau mereka itu adalah orang-orang tunggangan, yang dibayar sejumlah uang untuk makan sehari dan rokok, mengenakan jas almamater sebagai samaran, untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu (tujuan sang penunggang tentunya). Mereka bilang itu permainan politik menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden 2009. Politik apa itu? Aku nggak pernah dengar jenis politik begitu. Baca selengkapnya »
Jun
13
Nonton premier itu asik juga. Ini nih laporan dari lapangan, tepat hari pertama penayangan Kung Fu Panda di Indonesia tentunya.

Directed by: Mark Osborne, John Stevenson
Cast: Jack Black, Jackie Chan, Lucy Liu, Dustin Hoffman, Angelina Jolie
Duration: 90 min
SEMUA USIA
Film ini memiliki pesan yang dalam dan diselingi adegan-adegan lucu tak terduga. Direkomendasikan untuk ditonton bersama keluarga.
Panda (Po - Jack Black) adalah anak tukang mie di sebuah kota “The Valley of Peace” yang bermimpi menjadi salah satu kung fu master. Dia penggemar berat “The Furious Five” (the Crane (David Cross), Viper (Lucy Liu), Mantis (Seth Rogen), Tigress (Angelina Jolie) dan Monkey (Jackie Chan)), kelompok kung fu yang sangat tenar dengan kemampuan kung fu mereka masing-masing di bawah pengajaran Shifu (Dustin Hoffman) .
Pemimpin perguruan kung fu ini, Oogway (kura-kura tua yang bijak (Randall Duk Kim)), meramalkan kedatangan kembali Tai Lung yang jahat untuk mengambil sebuah gulungan kertas untuk menjadi “Dragon Warrior”. Tai Lung saat itu masih berada di dalam penjara super ketat karena dia sangat kuat dan hebat.
Po yang gendut dan tak memiliki bakat itu, secara tidak terduga, kemudian dipilih oleh Oogway menjadi “The Dragon Warrior”. Meskipun kaget, Po senang luar biasa bergabung dengan idola-idolanya, apalagi di bawah pimpinan Shifu sebagai guru. Tapi sayang, “The Furios Five” tidak menyukainya, terlebih Shifu, karena menurut pandangan mereka seharusnya salah satu dari “The Furious Five”-lah yang menjadi “Dragon Warrior” dan mengalahkan Tai Lung. Baca selengkapnya »
Jun
12
Penyakit baru yang tidak bisa dikendalikan mendadak timbul. Aku kok jadi suka bolos ya.
Pertama, aku tahu banget kalau bolos itu salah. Kedua, aku tidak bisa mengurangi kebiasaan ini apalagi menghilangkannya. Ketiga, aku tidak tahu menahu asal muasal penyakitku.
Kebosanan selalu menjadi alasan utamaku, padahal kalau ditilik secara detail, aku sebenarnya tidak sebosan itu. Tapi apa yang harus kulakukan?
Kemarin, setelah lulus dari tes pertama IBT, kami diberi pilihan untuk tidak mengikuti tes kedua. Tapi karena aku terlanjur berjanji pada diriku untuk mengambil kesempatan kedua ini terlepas dari nilai yang kuperoleh, maka aku mendaftar IBT lagi. Aku menyerahkan semua persyaratan (kartu kredit dan KTP) dengan tambahan harapan, aku bisa lebih bersemangat mengikuti program persiapan S2 ini.
Semangat sih naik, tapi tidak sebesar yang kubayangkan. Godaan untuk bolos tetap lebih membara dan menang mudah menghadapi semangatku. Keinginan melewatkan kelas begitu menarik hati, buktinya ketika aku melakukannya, ada kepuasan dan bukan rasa bersalah. Lengkap sudah.
Sekarang hari Kamis 12 Juni 2008, pukul 13.24, istirahat siang usai dan saatnya masuk kelas lagi. Tapi rasanya tidak lengkap tanpa bolos. Sebagian hatiku (sebagian kecil) meminta untuk segera bergegas, tapi sisanya begitu tertarik melihat posisi bantal dan bonek-boneka di atas tempat tidur. Pasti empuk merebahkan badan sesaat saja. Rasa kantuk yang jarang ada mendadak bisa ada, padahal tidur sih cukup banget. Tak heran grafik berat badanku condong meningkat,
.
Tapi baiklah, aku akan berjuang melawan pikatan maut ini. Bagaimana caranya ya?
Jun
9
Dulunya aku pemakai setia Indosat, Mentari dan StarOne. Tapi karena beberapa alasan, akhirnya aku beralih ke Telkomsel Halo (Pasca bayar) dan Flexy (CDMA).
Semalam, aku baru menyadari kalau hari-hari berlalu sebegitu cepat, sampai lupa mengisi pulsa Mentari. Aku membeli pulsa dua puluh lima ribu rupiah untuk sekedar memperpanjang masa pemakaian Mentariku. Malang nasibku dan karena kesalahanku juga, Mentarinya diblokir. Mentarinya hanya bisa dipakai menerima panggilan dan SMS. Mengisi pulsa saja tidak bisa karena ketika 555 dipanggil keluar, pesannya begini “nomor terkunci”.
Setelah mencoba beberapa cara pengisian pulsa dan gagal, akhirnya kutelepon call center Mentari 021-5438888 untuk mengetahui apa yang seharusnya kulakukan mengingat nomorku ini sudah kupakai hampir 6 (enam) tahun. Tapi ternyata Mentari tidak mau kooperatif. Mereka bilang, aku tidak bisa memakai nomorku lagi meski dengan cara apa pun. Padahal, aku kan pelanggan tetap selama 6 (enam) tahun, tidakkah sebaiknya mempertimbangkan pelanggan setia dulu sebelum memutuskan “hubungan ini”? Dengan mudah, operatornya memberikan saran “Beli aja lagi nomor baru, Mbak”. Aku berusaha meyakinkan dia untuk memberiku kesempatan, toh waktu nomor hilang aja bisa di-recover, masa ini nggak bisa. Tapi tetap aja, ujung-ujungnya “no way”. Baca selengkapnya »