Asrama, Hari Pertama
Day 1 (24 Maret 2008)
6.12 am
Masuk Asrama,
Kesan kamar yang jarang ditinggali sangat terasa. Pertama masuk saja, rasanya kusam dan kurang terurus. Anehnya, aku bisa tidur nyenyak, padahal biasanya tidak bisa tidur dalam kamar baru, tapi sungguh di luar dugaan tidurnya bisa senyenyak itu.
Pagi ini aku terbangun dari tidur dan bisa menghirup udara segar. Baru saja kudongakkan kepalaku ke luar pintu, aku melihat mas Dwi di beranda kamarnya. Mas Dwi adalah kakak kelas yang juga mengikuti program S2 ini. Jadi kami berada dalam asrama karantina yang sama.
Berhubung aku belum mandi dan kamar mandi masih dipakai oleh teman sekamarku (Mbak Titi), rasanya nggak salah menulis dulu. Laptop ini kubeli khusus untuk acara beginian, di mana aku akan kesepian tanpa kompi dan bunyi mp3.
Huf… Mari memulai hari yang bersemangat. Tuhan, bantu Irene ya!
hidup ini adalah pilihan…..yang terpenting adalah kita dalam keadaan sadar ketika kita memilih…karena pilihan itu dengan segala konsekuensinya akan kembali pada kita..mybe..
selamat berjuang…
salam