The Golden Compass
Sutradara: Chris Weitz
Pemain: Nicole Kidman, Daniel Craig, Dakota Blue Richards, Ian McKellen, Sam Elliott, Eva Green
Durasi: 113 Menit
Semua Umur
Film ini mengingatkanku akan film Narnia, gambar dan tampilannya mirip.
Setiap orang digambarkan memilki seekor daemond (seperti hewan yang mewakili sifat orang tersebut). Lyra (Dakota Blue Richards) adalah seorang anak yatim piatu yang memilik daemond yang masih berubah-ubah bentuk karena sifat kekanak-kanakan yang belum stabil. Lyra juga memilki kemampuan membaca Kompas Emas yang dikejar banyak orang.
Paman Lyra-Lord Asriel (Daniel Craig) berusaha menjauhkan Lyra dari sebuah misi ke Utara. Misi untuk mengetahui sebuah misteri alam semesta. Di balik itu, ada sebuah tim yang berkeinginan melenyapkan ingatan akan misteri itu dengan melenyapnya daemond anak yang masih kecil karena melalui daemon itu orang bisa tahu. Tetapi anak-anak sendiri akan sangat kehilangan dengan lenyapnya daemond mereka.
Seorang teman Lord Asriel-Mrs. Coulter (Nicole Kidman) menemui Lyra di sekolahnya (melihat sekolahnya, aku jadi ingat Hogwarts) dan mengajak Lyra bertualang dan melihat kemana Lord Asriel pergi (going to North). Lyra sangat tertarik dan mengiyakannya tanpa menanya Lord Asriel lebih dahulu. Tapi ternyata itu hanya sebuah perangkap agar Lyra tidak mengetahui lebih lanjut tentang perjalanan ke Utara itu.
Karena perlakuan kasar dan kebohongan Mrs. Coulter, Lyra kemudian melarikan diri dan bertemu dengan beruang berperisai kekuatan. Dendam si beruang kepada raja beruang es membuat kerja sama mereka berjalan baik. Lyra menolongnya dan sebaliknya. Kompas yang dipegang Lyra sebagai hadiah dari Lord Asriel selalu mengatakan apa yang akan terjadi. Dengan modal itu akhirnya Lyra berhasil. Kemenangan Lyra dan si beruang menguak bahwa di suatu tempat terjadi pembunuhan daemon secara besar-besaran dan mengorbankan teman-temannya.
Yang kusuka dari film ini: Imajinasi anak-anak yang kental dan akting Nicole Kidman yang tetap mempesona. Gambar film ini bagus dan terlihat sangat hidup meskipun ditambah animasi beruang yang berbicara. Bagian dimana beruang berperisai itu mengalahkan raja beruang es adalah bagian favoritku. Aku kaget melihat bagaimana rahang raja lepas dan mati.
Yang tidak kusuka: Film ini tidak terlalu menegangkan, cenderung biasa saja secara keseluruhan.

