Ngeblog dari Brastagi
Setelah lelah mencari warnet di Kabanjahe, akhirnya kami menemukan warnet juga di Brastagi (nyasar).
Kangen menulis blog, akhirnya pencarian warnet sampai di Brastagi. Rasanya tangan udah gatal memegang keyboard dan menulis sesuatu di blog ini setelah hampir lebih seminggu berpisah dari koneksi internet. Hihihi…
Persiapan pernikahan hampir rampung, tapi kok rasanya nggak seperti ingin menikah ya
, karena semua biasa saja. Hari-hari berjalan seperti biasa diselingi beberapa perayaan natal dan kehidupan berjalan perlahan. Maklumlah terbiasa dengan kecepatan di Jakarta. ![]()
Menulis di sini seperti menemukan diriku kembali, karena selama persiapan pernikahan di sini cukup membuatku kehilangan jati diri (becanda). Read the rest of this entry »