Menikah
Masih terasa janggal membayangkan bahwa aku akan menikah. Teman-teman GSM sebagian mengatakan “Moso sih kak Irene menikah, masih kayak anak-anak gitu”. Aku aja geli memikirkannya, apalagi orang lain. Kebiasaanku yang masih kanak-kanak mempengaruhi pandangan orang kalau aku memang terlalu cepat menikah. Aku masih suka pake ransel dengan celana sepertiga dan kaos oblong, berseliweran kesana-kemari, ketawa ngakak tanpa unsur jaim sedikit pun.
Pergaulanku dengan anak-anak membuat semuanya semakin kental. Menjadi anak-anak sangat menyenangkan. Maksudku bukan kembali ke masa kanak-kanak, tapi berpikir seperti anak-anak akan membuat kita mudah tertawa dan berpikir simpel.
Menikah bukanlah sesuatu yang mengerikan, ya kan? (Kok jadi ragu sih? Hah, ini akibat dari cerita-cerita pasangan bercerai di tv nih) Baca selengkapnya »

