Rini Maretta Sinulingga
Apa yang paling kukagumi dari seorang Rini Maretta?
Cakep? Ya iyalah. Rini kan salah satu temanku yang cantik di SMA dulu. Aku bahkan sempat cemburu karena menduga dia dekat dengan pacarku dulu. Maklumlah aku tergolong posesif, dan di saat itulah aku menyadari kalau aku memiliki darah posesif yang cukup kental, ![]()
Rini adalah seorang perempuan dengan sosok anggun, keibuan dan sangat feminim. Itu tuh yang tidak kumiliki, tapi aku bersyukur tidak sama persis karena kami makin kompak dengan perbedaan itu. Di balik sosok anggun yang kukatakan tadi, ada satu semangat yang meletup-letup, biasanya terwujud dalam tata bahasa seperti kicauan burung. (halah, bahasa yang terlalu puitis)
Keterlibatan kami di organsisasi pemuda gereja (PERMATA=Persadan Man Anak Gerejanta GBKP) mempertemukan kami berdua juga teman-teman lain. Kalau ingat semua kenangan itu, aku bisa meneteskan air mata saking senang, sedih dan perasaan teraduk lain.
Curhat adalah program yang tak terlewatkan. Kami berdua bahkan bisa meloloskan permintaan kami ketika berhadapan dengan ortu ketika kekuatan berdua itu digabungkan, hehehe. Misalnya, waktu aku tidak diijinkan mengikuti suatu kegiatan pemuda, Rini bisa merayu ortuku dan meyakinkan bahwa kami akan mengikutinya dengan baik… dan BERHASIL!!! Dan tentu saja itu berlaku sebaliknya.
Cinta segi empat ABG pun pernah kami alami. Cerita ini sungguh membekas karena ternyata tidak ada satu cinta pun yang berujung bahagia. Tapi biarlah, Tuhan telah menyediakan seorang terbaik bagiku dan baginya, aku sangat mempercayai itu.
Ketika kubuka foto-foto friendster Rini, aku kangen bertemu dengan ibu yang satu ini. “Uga beritandu Rin?” Senyum lebar itu sudah menggambarkan kebahagiaan. Aku lega.
Kenangan lain yang belum bisa kulupakan adalah ketika kita memenangkan juara Vocal Group dulu Rin. Sukamakmur, Sibolangit jadi saksinya. Senang luar biasa.
Pergaulan yang kami jalani telah menumbuhkan kami. Persahabatan kami tercatat rapi dan menjadi salah satu kenangan indah.

