“Apes” Day

Yang kumaksud bukan Apes=monyet, tapi apes dalam arti sebenar-benarnya (=malang, sedih, tidak beruntung, kasihan, terpojok, tertindas, tidak dapat dipercaya dan ntah apalagi).

Kejadian ini sebulan lalu, Jumat, 28 September 2007 adalah hari apes bagiku. Sebenarnya aku juga tidak ingin menobatkannya sebagai hari apes. Read the rest of this entry »

Luka-Luka Lama

Sebuah artikel di milis kembali membuatku terhenyak, “Ah… itu aku!”

Setelah merenung, tiba-tiba sebuah keinginan muncul untuk membuat pengakuan besar.

Tidak ada yang mengenalku sepenuhnya, bahkan orang tuaku. Tuhan saja yang tahu apa sebenarnya yang terjadi.

Perkataan negatif dan menyakitkan yang pernah kuterima selama aku hidup meresap lebih dalam dari yang kuduga di dalam hatiku. Perkataan seperti “kamu itu kok nggak secantik kakakmu?”, “sekeluarga kok kamu jelek sendiri ya?”, “kenapa ya, anak ini kayak cowo?” atau “gendut amat sih elo, diet napa?”. Kadang, kita merasa perkataan seperti itu tidak berpengaruh sama sekali, padahal sudah menyerap sampai ke dasar. Seringkali kubuat guyonan tentang hinaan yang kuterima untuk menyemangati diri, tapi ternyata tak membuat lukaku sembuh. Read the rest of this entry »

The Longest Holiday In The World

Indonesia memecahkan rekor dunia terbaru… (dikutip dari detik.com). Apalagi kalau bukan 10 hari libur alias cuti bersama.

Aku tidak suka “perampasan hak” begini. Siapa bilang PNS suka dengan cuti begitu banyak, iya kalau cuti tersebut tidak memotong hak cuti tahunan, ini malah memotong cuti tahunan yang sudah kualokasikan dari awal tahun kemarin.

YLKI pun memprotes tapi sayang tidak ditanggapi. Ntah apa tujuan petinggi kita, sampai hati memaksakan kehendaknya atas hak pegawai. Kalau kita hitung secara ekonomis, berapa uang yang telah habis demi menyesuaikan diri dengan kebijakan mendadak dan memaksa itu? Uang yang dipakai untuk reimburse atau ganti hari tiket, uang yang dikorbankan demi hari bolos yang terlanjur dibuatkan cuti sebelumnya tapi tidak memungkinkan lagi untuk itu. It’s a hard thing. Kenapa bangsa yang susah ini dibuat lebih susah lagi. Read the rest of this entry »

Rini Maretta Sinulingga

Rini Maretta SinulinggaApa yang paling kukagumi dari seorang Rini Maretta?

Cakep? Ya iyalah. Rini kan salah satu temanku yang cantik di SMA dulu. Aku bahkan sempat cemburu karena menduga dia dekat dengan pacarku dulu. Maklumlah aku tergolong posesif, dan di saat itulah aku menyadari kalau aku memiliki darah posesif yang cukup kental, :))

Rini adalah seorang perempuan dengan sosok anggun, keibuan dan sangat feminim. Itu tuh yang tidak kumiliki, tapi aku bersyukur tidak sama persis karena kami makin kompak dengan perbedaan itu. Di balik sosok anggun yang kukatakan tadi, ada satu semangat yang meletup-letup, biasanya terwujud dalam tata bahasa seperti kicauan burung. (halah, bahasa yang terlalu puitis)

Keterlibatan kami di organsisasi pemuda gereja (PERMATA=Persadan Man Anak Gerejanta GBKP) mempertemukan kami berdua juga teman-teman lain. Kalau ingat semua kenangan itu, aku bisa meneteskan air mata saking senang, sedih dan perasaan teraduk lain. Read the rest of this entry »

Kegilaan Bioskop Indonesia

Ketidaksukaanku akan film bergenre horor melahirkan tulisan ini.

Kenapa aku tidak menyukai film horor? Aku bukanlah tipe orang yang takut hantu atau gelap, meskipun jika berhadapan dengan binatang berantena seperti lipas dan kecoa aku bisa pucat pasi (traumatis). Yang tidak kusuka dari film horor adalah tidak adanya faedah yang bisa kupetik darinya. Memang beberapa orang akan mengatakan film ini meningkatkan adrenalin atau menghibur, tapi teori ini tak berlaku padaku. (Aduh, sori ya teman-teman yang suka horor)

Hobi menonton tapi juga berusaha menghindari pembajakan (:;) ) membuatku sering nongkrong di bioskop 21 atau di peminjaman VCD dan DVD original seperti Ultra Disc. Genre yang kupilih lebih pada action dan romantis (apalagi film animasi), sisanya kutonton karena keingintahuan atau ada desas-desus film itu bagus. Pernah sekali dua kali kucoba juga nonton film horor di bioskop atau TV di rumah, tapi tetap aku tidak bisa terkesan meskipun mungkin bayangan-bayangan hantu jelek itu masih berkelebat di kepala.

Tapi minggu terakhir ini aku terkesima melihat bioskop 21 terdekat, betapa tidak, lihatlah judul film yang ditayangkan: Read the rest of this entry »

Halaman 1 dari 212»