Oh Lelaki IV
Hanya sebuah pandangan sinistik dari cewek-cewek yang pernah kutemui tentang “kenapa cowok suka melihat atawa melirik cewek cantik yang bukan pasangannya?”
- Sayang banget ada pemandangan indah lewat
Kan pemandangan indah itu karya seni Yang Maha Kuasa yang perlu dikagumi (alasan klasik) - Takut ketinggalan sama teman-teman
Misalnya pas ketemu rekan (apa sih pembicaraan yang paling asik kalau cowok kumpul? cewek tentunya), mereka akan membandingkan cewek yang pernah mereka lihat. “Eh, tau gak kemaren ketemu cewe yang …” - Kebiasan lama
“Gimana ya Yang, udah refleks sih, terbiasa dari dulu…” - Ngelihatin pemandangan
“Nggak ah. Siapa yang ngelihatin dia, wong aku ngelihatin pemandangan kok. Nggak percaya?” dengan nada mengancam sebagai proteksi. - Kepuasan Mata
Memuaskan imajinasi atau melengkapi gambaran tentang cewek cantik yang sempurna. Kalau nggak dilihat, ya nggak bisa tau gimana sih cewek cantik sekarang. - “Apa sih ruginya tu cewek? Nggak ada kan?”
- Untuk menyenangkan cewek
Kan kasian dia udah berdandan habis-habisan, tapi ga dilihatin dan ga ada yang menghargai. - Nggak sengaja
- “Cewek itu lewat dan bergerak, otomatis ngelihat dia dong.”
Pernah nggak mendengar cowok ngomong begini “Gimana ya Hun, habis dia cantik sih”?. Jamin deh, kalau ada pun pasti satu diantara seribu (dalam hubungan yang khusus loh, tidak termasuk hubungan pertemanan cowok-cewek). Meskipun kita tahu bersama itulah alasan yang sebenarnya.
Tapi sesungguhnya, kita cewek pun menanyakan hal yang sebenarnya kita sudah tahu jawabannya. Dengan alasan ingin dengar sendiri dan menimbulkan efek jera, maka kita menanyakannya juga. Iya gak sih? Padahal jawaban yang mana pun yang dikatakannya, kita pasti sakit.
Mungkin perlu lebih banyak komunikasi berdua untuk memecahkan masalah ini. Jangan malah membalas perbuatannya dengan hal yang sama, karena ternyata kebiasaan ini menyebabkan candu.
Jadi, jawaban apa yang sering dipakai pasangan kalian atau kalian sendiri ketika kepergok melirik atau bahkan melototin lawan jenis?

