Bu Sarasianti

Terinspirasi oleh comment terakhir di blog-ku, aku ingat seorang ibu Kepala Seksi di Kantorku terdahulu (ehm…).

Tidak seperti ibu kebanyakan, dia tampil beda dengan gaya mandiri dan perkasa ( :-) ). Awalnya aku mengira dia orang yang sulit dipahami. Tapi ternyata ga salah-salah banget, dia memang sulit dipahami. Mengapa ibu ini mau-maunya mengkoordinatorin panitia pengadaan barang dan jasa yang sebegitu sibuknya? Mana timnya cowo-cowo lagi. Trus kenapa juga dia memelihara idealisme (yang wow itu…) sementara orang di sekitar sangat tidak menyukainya. Nah, itu dia yang sulit dipahami.

Sebenarnya aku menyukai kebiasaannya yang mandiri, perkasa, idealis (suka seneng ada yang kasi teladan gitu) dan beberapa hal yang sangat aku banget itu, misalnya ketidaksukaan kami akan sentuhan make-up (tepatnya bukan ketidaksukaan tapi ketidakbiasaan kami :-) ).

Bukan atasan langsung sih, jadi rasanya lebih pada teman curhat, gosip seputar berita tv (pagi-pagi) dan diskusi di tengah konflik kerja. Masih ingat cita-cita masuk bagian kepegawaian yang belum tersampaikan. Kami hendak membawa perubahan besar di kantor ini, tapi apalah daya masih angan-angan.

Gimana nih kabar si Ibu satu ini? Kantor sih udah beda (aku modern duluan bu ya? curi start booo… minta maaf pada atasan, udah ga masalah sekarang kan ibu juga udah modern). Belum sempat mengunjungimu bu untuk melihat si kecil. Selamat ya…

NB. Aku paling ga suka tuh lihat email-email serem Bu Saras ni, buat ga enak makan.

Related posts

7 Comments so far

Leave a comment Subscribe to Comments RSS Trackback this entry

  1. June 18, 2007 3:40 pm

    Itu tu, yang kasi komen pertama di artikel ini pernah komen di artikel “eka aritonang” dengan nick name “ibu-ibu” yang berbunyi
    “lanjutkan cerita tentang teman2mu,
    tapi yang diceritain jangan batak semua yah…
    :)

  2. oti

    June 18, 2007 2:51 pm

    bole tau which last comment yg meng-inspire iren menulis ttg bu Saras? soale daku tak senantiasa melototin diarymu ini ren.. biar konek getho… :x

    oya, knp nama Saras sering terasosiasi dg keperkasaan ya…? waktu liat nama Sarasianti Langsung teringat tokoh SARAS008!! (tokoh sinetron itu) apa emang ortunya sdh mendoakan itu wkt memberi nama itu ya? :d

  3. June 18, 2007 7:38 am

    Ahhhhaaaa… bisa ge er nih bu saras baca comment mas ini, :)>-

  4. bobby

    June 17, 2007 4:18 pm

    Tulisannya kayaknya masih belum lengkap, ren…

    Adakan sosok humanioranya dari bu Sarasianti?

    Gimana masa mudanya?

    Apakah bisa dibikin cerita pendek untuk menambah sosok teladan?

    Hobbynya Bu Sarasianti dan ancang-ancang bu sarasianti menghadapi post power syndrom? Terus apakah Bu Sarasianti terpengaruh iklan osteoporosis dan kiat menghadapi problema anak muda yang makin kompleks…

    Paling tidak ada buah pikiran yang bisa disumbang yang barangkali actionnya dilakukan di generasi mendatang…

    Terus coba dong bikin puisi singkat pendek padat untuk penggambaran personifikasi yang khas yang bisa kamu tangkap…

    O ya tanyakan pada Bu Sarasianti kira-kira mau keliling dunia tidak bila ada kesempatan?

  5. June 5, 2007 2:20 pm

    halo..mantap tulisenndu pal, sila baca blogku juga di http://www.jahtepandia.blogspot.com

  6. May 28, 2007 9:18 am

    okelah bu…

  7. ibu-ibu

    May 24, 2007 5:25 pm

    teman yang satu ini orang batak bukan ren?????
    kalo bukan artinya request langsung dipenuhi nih,

Leave a Reply

:) :( :d :"> :(( *:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »