Aku Belajar Lagi Suatu Hal Hari Ini…

Sore ini aku dan temanku ke Oriflame Bulungan dari Bintaro. Berhubung ini hari Sabtu dan sudah pukul 04.00 sore, pihak Oriflame menutup pemesanan tepat ketika aku sudah berada di depan kasir.

Aku sudah mengantri lo, tapi tampaknya pihak Oriflame tidak tergugah dengan wajah memelasku.

Aku kecewa berat…

Aku mulai memikirkan acara merayu, memohon… sejenak aku tak melakukan apa-apa, tapi badanku tidak menuruti otakku. Sekarang, hatiku mengambil alih semuanya. Kutinggalkan gedung Oriflame Bulungan. Temanku mulai ribut, “Kok gitu? ‘Kan masih bisa dirayu? Bilangin aja tempat tinggal jauh…” Read the rest of this entry »

My Bro Alexander Bukit

Bang Alexander Bukit

Tuhan sangat baik…

Surabaya, 6 Nov 2006, abangku menikah. Ini pernikahan kedua setelah setahun lebih isteri pertamanya meninggal dunia. Aku terharu melihatnya bahagia.

Kuingat jelas di kepalaku saat sedih itu. Aku tidak tahu harus bicara apa, hanya memeluknya dan menangis.

Dea, anak yang ditinggal setelah lahir beberapa hari, terlihat sangat cantik dan penurut. Tuhan ingin kami mengingat ibunya, jadi anak itu mirip sekali dengan ibunya.

Setiap mengingat ini, aku pasti merinding dan kerap aku menangis. Kuputuskan untuk tidak memikirkannya lagi.

Aku memang tidak terlalu dekat dengan abangku ini, tapi ikatan antara kami telah semakin erat setelah kejadian itu. Read the rest of this entry »